sebutkan pembentukan litosfer dan contohnya
Biologi
shivaniarischoputri
Pertanyaan
sebutkan pembentukan litosfer dan contohnya
2 Jawaban
-
1. Jawaban Epicomback2
Litosfer berasal dari bahasa Yunani, yaitu lithos yang berarti berbatu dan sphere yang berarti lapisan. Secara etimologi pengertian litosfer dapat diartikan sebagai lapisan berbatu.
Litosfer merupakan lapisan bumi yang paling luar (Silahkan baca Struktur Lapisan Bumi dan Penjelasannya), sehingga kadang-kadang juga disebut sebagai lapisan kulit bumi. Sesuai dengan etimologi katanya, litosfer memang tersusun dari material yang terdiri dari macam-macam mineral dan batuan. Dengan ketebalan sekitar 50 sampai 100 kilometer, litosfer merupakan lapisan bumi yang paling tipis. Posisi litosfer dalam penampang bumi bisa dilihat pada gambar di samping.
Jadi menurut ilmu geografi, pengertian litosfer adalah lapisan bumi paling luar yang tersusun dari beberapa jenis batuan dan mineral dengan ketebalan sekitar 50-100 kilometer.
Karena terletak di bagian paling luar bumi, struktur litosfer juga cenderung awet dari waktu ke waktu. Tidak seperti astenosfer yang berubah mencair akibat proses geologi, litosfer tetap berwujud padat dalam kurun geologis yang lama. Litosfer berubah makin elastis karena adanya redakan-redakan pada bagiannya yang disebabkan oleh aktifitas vulkanik seperti erupsi magma. Sifatnya inilah yang menyebabkan litosfer menjadi lapisan terkuat dari struktur bumi.
Berdasarkan paper yang ditulis oleh Barrel tahun 1914 dijelaskan bahwa Litosfer pada awalnya adalah sebuah lempeng tektonik yang sangat luas. Namun karena adanya aktivitas konveksi pada astenosfer yang berada persis di bawah litosfer, lempeng litosfer terpecah menjadi beberapa bagian. Saat itu, Barrel tidak menyebut-nyebut kata-kata lempeng tektonik dalam papernya. Ia hanya menyebutkan litosfer sebagai bagian paling kuat bumi yang berada diatas lapisan lemah yang disebut astenosfer. Tapi berkat paper Barrel, ilmuwan berikutnya seperti Daly berhasil menyempurnakan konsep tentang lempeng tektonik yang dataran bumi terbagi menjadi beberapa benua.
Lempeng tekntonik pada litosfer terdiri dari dua bagian. Yaitu lempeng samudra yang ada di dasar laut dan lempeng benua yang terlihat di daratan. Lempeng samudra lebih luas tapi lempeng benua lebih tebal.
Komponen Penyusun Litosfer
Seperti dijelaskan sebelumnya, litosfer tersusun dari beberapa jenis batuan dan mineral. Sebagian besar komposisi litosfer tersusun dari bebatuan. Secara garis besar ada tiga jenis-jenis batuan penyusun lapisan bumi – beku, sedimen, metamorf.
(Baca juga : Jenis Jenis Batuan dan Penjelasannya)
Batuan Beku (Igneus)
Batuan beku adalah batuan yang langsung terbentuk dari magma yang membeku, baik melalui proses intrusi magma maupun ekstrusi magma (Silahkan bacaPerbedaan Intrusi dan Ekstrusi Magma). Batuan beku mendominasi litosfer dengan persentase sekitar 80 %. Berdasarkan tempat terjadinya, batuan beku terbagi menjadi beberapa jenis yang meliputi batuan beku dalam, batuan beku korok dan batuan beku luar :
Batuan Beku Dalam atau yang disebut juga dengan plutonik atau abisik adalah batuan beku yang terbentuk di bawah permukaan litosfer. Batuan beku dalam memiliki morfologi yang mirip satu sama lain. Contoh batuan abisik adalahbatuan granit, diorit dan gabro.Batuan Beku Korok atau yang disebut juga batu gang/Hypabisal adalah batuan beku yang terbentuk di lorong (gang) antara dapur magma dan litosfer. Umumnya terbentuk karena pergerakan intrusi magma. Magma yang terjebak di lorong ini mengalami pembekuan lebih cepat. Sehingga kristal mineral yang terbentuk tidak sama besar. Kristal mineral yang tidak sama besar ini yang menjadi ciri-ciri dari batuan gang. Contoh batuan beku korok adalah porfir granit, profir diorit dan liparit.Batuan Beku Luar atau yang disebut juga batuan vulkanik adalah batuan beku yang terbentuk karena pergerakan ektrusi magma. Sehingga proses pembekuannya terjadi diatas permukaan bumi. Contoh batuan vulkanik adalah basalt, diorit, andesit dan obsidian. -
2. Jawaban HunKook
Batua litosfer Semua batuan pada mulanya dari magma. Magma keluar di permukaan bumi antara lain melalui puncak gunung api. Gunung api ada yang di daratan ada pula yang di lautan. Magma yang sudah mencapai permukaan bumi akan membeku. Magma yang membeku kemudian akan menjadi batuan beku. Batuan beku di muka bumi selama beribu-ribu tahun lamanya dapat hancur terurai terkena panas, hujan serta aktivitas tumbuhan dan hewan.
contoh batuan sedimen
Selanjutnya hancuran batu tersebut terangkut oleh air, angin atau hewan ke tempat lain untuk diendapkan. Hancuran batuan yang diendapkan disebut batuan endapan atau batuan sedimen. Baik batuan sedimen atau beku dapat berubah bentuk dalam waktu yang sangat lama karena adanya perubahan temperatur dan tekanan. Batuan yang berubah bentuk disebut batuan malihan atau batuan metamorf.